Perusahaan Asuransi China Tolak Kapal Iran
Jepang telah lebih dulu tolak beri asuransi kapal Iran. Juli nanti, Uni Eropa menyusul.
Kapal tanker (Ist)
Dunia terbah- Perusahaan asuransi utama kapal tanker China, China P&I Club, menolak melayani permintaan proteksi dari tanker maupun kapal yang membawa minyak Iran. Hal ini menyusul sanksi ketat AS terhadap perdagangan minyak Iran terkait program nuklir negara tersebut.
Dilaporkan Reuters, Kamis 5 April 2012, sumber dari perusahaan asuransi tersebut mengatakan, keputusan ini diambil karena mereka enggan berurusan dengan regulasi baru AS dan Eropa akibat sanksi Iran.
"Banyak pemilik kapal yang ingin bergabung dengan kami dan ingin agar kami dapat memberikan asuransi pada mereka. Tapi mengingat banyaknya regulasi dari AS dan Uni Eropa, kami tidak akan menerimanya," kata sumber perusahaan yang bermarkas di Hong Kong ini.
China P&I Club adalah perusahaan asuransi pelayaran Tiongkok pertama yang menolak permohonan polis dari kapal-kapal pembawa minyak Iran. Perusahaan yang telah melayani 1.000 kapal ini juga menyatakan asuransinya tidak mencakup semua kejadian di perairan Iran.
"Kami telah meminta anggota kami untuk tidak ke sana. Jika nekat, maka resiko ditanggung sendiri," kata sumber tersebut.
Sebelumnya, perusahaan asuransi Jepang sudah lebih dulu menyatakan enggan melayani kapal Iran. Uni Eropa mulai Juli nanti juga akan melarang perusahaan asuransi memberikan layanan bagi kapal pembawa minyak Iran di seluruh dunia.
Langkah ini dilakukan menyusul komitmen sanksi atas Iran yang ditandatangani Presiden AS Barack Obama awal tahun ini. Obama mengatakan jika seluruh sekutu AS menyetujui sanksi tersebut, maka Iran tidak akan bisa menjual minyak mereka. (kd)
Dilaporkan Reuters, Kamis 5 April 2012, sumber dari perusahaan asuransi tersebut mengatakan, keputusan ini diambil karena mereka enggan berurusan dengan regulasi baru AS dan Eropa akibat sanksi Iran.
"Banyak pemilik kapal yang ingin bergabung dengan kami dan ingin agar kami dapat memberikan asuransi pada mereka. Tapi mengingat banyaknya regulasi dari AS dan Uni Eropa, kami tidak akan menerimanya," kata sumber perusahaan yang bermarkas di Hong Kong ini.
China P&I Club adalah perusahaan asuransi pelayaran Tiongkok pertama yang menolak permohonan polis dari kapal-kapal pembawa minyak Iran. Perusahaan yang telah melayani 1.000 kapal ini juga menyatakan asuransinya tidak mencakup semua kejadian di perairan Iran.
"Kami telah meminta anggota kami untuk tidak ke sana. Jika nekat, maka resiko ditanggung sendiri," kata sumber tersebut.
Sebelumnya, perusahaan asuransi Jepang sudah lebih dulu menyatakan enggan melayani kapal Iran. Uni Eropa mulai Juli nanti juga akan melarang perusahaan asuransi memberikan layanan bagi kapal pembawa minyak Iran di seluruh dunia.
Langkah ini dilakukan menyusul komitmen sanksi atas Iran yang ditandatangani Presiden AS Barack Obama awal tahun ini. Obama mengatakan jika seluruh sekutu AS menyetujui sanksi tersebut, maka Iran tidak akan bisa menjual minyak mereka. (kd)


0Awesome Comments!